Sunday, March 04, 2007

THE CIPUTRA WAY Naik Cetak Lagi, dan Lagi, dan Lagi, dan...

Buku The Ciputra's Way, Praktik Terbaik Menjadi Entrepreneur Sejati dipajang di toko buku

Bulan Februari kemarin bikin repot betul. Ada banyak pekerjaan di kantor mau pun di luarnya. Memaksa saya harus bepergian beberapa kali ke luar kota di akhir pekan. Sehingga kegemaran ngeblog jadi agak terabaikan. Dan The Beautiful Sarimatondang pun sedikit terlantar.

Tetapi yang menyenangkan dari kerepotan-kerepotan itu adalah bahwa semuanya merupakan kabar baik. Dan kabar baik selalu menyenangkan untuk dibagikan, walau pun sudah agak telat.

Salah satunya adalah ketika awal bulan lalu saya berjalan-jalan di toko buku Gramedia di Cempaka Mas, Jakarta Pusat. Seperti biasa, pasti lah saya mencari-cari buku The Ciputra Way, Praktik Terbaik Menjadi Entrepreneur Sejati, karya saya bersama Andrias Harefa yang sudah beredar sejak enam bulan lalu. Kebiasaan semacam ini --mencari buku karyanya ketika memasuki toko buku--saya kira adalah naluri alamiah penulis amatiran yang norak seperti saya. Dan itu belum bisa saya sembuhkan betul. Selalu saja saya ingin mengintip sejauh mana karya saya diminati orang manakala punya waktu ke toko buku.

Di toko buku itu saya terkejut tetapi senang. Soalnya, tatkala saya membuka satu eksemplar buku The Ciputra Way, tak saya duga jika ternyata yang saya pegang itu adalah buku cetakan kelima. Sumpah. Baru hari itu saya tahu bahwa buku itu sudah sedemikian jauh perjalanannya. Terakhir kali saya ke toko buku, The Ciputra Way yang saya baca adalah yang edisi kedua.

Buku The Ciputra's Way juga dipajang di rak di depan kasir

Dari buku itu pula dapat saya lihat perjalanan cetak ulangnya secara rinci:
cetakan I pada Juni 2006 ,
cetakan II pada Juli 2006,
cetakan III pada September 2006,
cetakan IV pada Oktober 2006 dan
cetakan V November 2006.
Setahu saya, jika sebuah buku sudah mengalami cetak ulang sampai lima kali hanya dalam tempo setengah tahun, sudah pasti ia bukan lah buku yang jelek-jelek amat.

Ehm. Senang juga hati ini.

Kabar menyenangkan itu ternyata tak berhenti di situ saja. Dari seorang rekan di perusahaan penerbitnya, saya mendapat kabar pula lewat SMS bahwa akhir Februari 2007 kemarin buku itu sudah naik cetak lagi. Wah. Bertambah besar lagi hati saya.

Dan sebagai ‘gong’nya, Andrias Harefa mengirimkan SMS tentang sesuatu yang berhubungan dengan adanya ‘rezeki’ tambahan dari buku itu bagi penulisnya. Lagi-lagi berita menyenangkan di bulan Februari yang sebelumnya tak terlintas di pikiran saya.

Tidak ada kata lain kecuali terimakasih untuk semua orang yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk bekerja lewat buku itu. Seandainya Pak Ci membaca blog ini, kiranya beliau menerima terimakasih yang tulus dari saya. Kepada Pak Antonius Tanan yang banyak membantu selama pengerjaan buku tersebut, terimakasih saya haturkan tiada terhingga. Juga kepada Penerbit yang sudah menghadirkan buku itu kepada pembaca, hanya terimakasih lah yang dapat saya kirimkan. Tentu, sang senior, Andrias Harefa, dapat pula lah merasakan rasa syukur dan terimakasih dari saya, partnernya yang norak ini.

Dan yang tak boleh terlupa pastilah terimakasih sebesar-besarnya kepada pembeli dan pembaca buku itu, yang semoga merasakan manfaat. Hayo, baca dan beli lagi. Supaya buku itu tetap berada di jejeran best seller. He...he...he....

Sambil begitu, saya berharap kabar baik lainnya mudah-mudahan menyusul dalam waktu dekat. Berupa karya lain, yang menyebabkan waktu akhir pekan saya banyak tersita sehingga blog ini cukup lama tak terupdate. Semoga ia nantinya dapat mengikuti jejak The Ciputra Way.

3 comments:

  1. Bennnnnnnnnnn klo gw dapat gratis dong....Insya Allah nih, gw sampai Jkt tgl 11 Juni. Ketemuan ya, Ben...traktir gw makan loh...kan sukses dg bukunya Pak Ci. Awas, jangan pelit2 ya, dg teman lamamu yg manis ini ha..ha...

    ReplyDelete
  2. Bennnnnnnnnnn klo gw dapat gratis dong....Insya Allah nih, gw sampai Jkt tgl 11 Juni. Ketemuan ya, Ben...traktir gw makan loh...kan sukses dg bukunya Pak Ci. Awas, jangan pelit2 ya, dg teman lamamu yg manis ini ha..ha...

    ReplyDelete
  3. hehehehe. pasti, Nin. aku sudah siapin. kalau mau ta' traktir, maunya dimana? nanti aku kontak2 juga sohib2 nyang laen, deh. SSH sekarang sudah bos besar, bisa tuh ditodong. gimana di sono? lagi musim apa? bulan juni kan masih lama bangat. kok gak sekarang aja datangnya? biar loe sempat liat betapa lucu-lucunya pemerentah mu skarang. macam-macam ulanya: moso' ada narapidana dengan bebasnya cairin doku US$10 juta? pake diurusin lawyer lagee. hik, hik, hik

    ReplyDelete

Sampai jumpa lagi...

Sampai jumpa lagi...